Senin, 09 Maret 2009

Salawat Dulang di Lubuak Aro, Tandikek




Selawat Dulang

oleh : NasrulAzwar

Diterbitkan di: September 01, 2007
Tandikek
merupakan kenagarian yang terletak di ujung utara Kabupaten Pariaman
atau lebih tepatnya di Kecamatan Patamuan. Selain Kenagarian Tandikek,
di Kecamatan Patamuan terdapat Kenagarian lain yaitu Kenagarian Sungai
Durian yang terlelatak sebelah selatan Tandikek. Secara geografis,
Tandikek sebelah utara berbatas dengan Kabupaten Agam dan Gunung
Tandikek, sebelah barat berbatas dengan Kecamatan V Koto, sebelah
selatan berbatas dengan Kenagairan Sungai Durian dam Kecamaatan Padang
Sago, dan sebelah timur berbatas dengan Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung
dan Bukit Barisan.
Sistem perekonomian dan mata pencaharian masyarakat Tandikek ditentukan
oleh keadaan alam yang melingkupinya. Sektor pertaninan dan perkebunan
mendominasi terutama padi sawah. Hal itu dapat dilihat pada luasnya
areal tanaman padi dibanding dengan areal tanaman lainnya. Namun,
sektor perkebunan tidak kalah penting. Hasil perkebunan terutama
durian, manggis, kulit manis (cassiavera), dan kelapa. Perkebunan
terutama ditemukan di perbukitan, lereng Gunung Tandikek dan kaki
Gunung Singgalang. Perkebunan kelapa lebih banyak terdapat di daerah
yang lebih rendah.
Sebagai daerah yang terletak di perbatasan, Tandikek memiliki kebudayaan yang spesifik. Pengaruh darek
(daerah asal Minangkabau yaitu Tanah Data, Agam, dan Limo Puluah Koto)
sangat terasa bila dibanding dengan daerah rantau lainnya. Dalam
pembagian daearah di Minangkabau, Tandikek termasuk ke dalam wilayah
rantau. Oleh sebab itu Tandikek biasa disebut dengan daerah ikue darek kapalo rantau (ekor darek kepala rantau) yang artinya serba di ujung, tidak sepenuhnya menjalankan adat darek atau rantau

dicopy dari id.shvoong.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar